In event event-HokBen-Jember grand-opening-HokBen-Jember HokBen-Aman-Halal Kuliner-Jember Pasti-Aman-Pasti-Halal

Grand Opening HokBen Jember, Fastfood Resto Ala Jepang Pasti Aman Pasti Halal

Halo semua, ketemu lagi nih di blog post terbaru aku. Hmm nggak kerasa ya udah di penghujung tahun aja nih. Nah, ternyata di penghujung akhir tahun ini ada sesuatu yang spesial lho buat masyarakat Jember dan sekitarnya. Apa itu?? Yaps, kabar baik karena HokBen udah buka cabang pertamanya di Jember. Hmm para pecinta HokBen udah pasti jejingkrakan ya denger kabar ini. Udah nggak perlu jauh-jauh lagi buat menikmati menu-menu khas HokBen yang selalu memanjakan lidah. 

HokBen cabang pertama di Jember ini tepatnya ada di lantai dasar Jember Roxy Square. 

 



Sekilas tentang HokBen

Siapa sih yang nggak tau Hokben? Mayoritas masyarakat Indonesia pasti akrab dengan restoran yang satu ini bahkan sampai jadi penggemar setianya. 

Restoran yang didirikan pertama kali pada 18 April 1985 ini awalnya diberi nama "Hoka-Hoka Bento". Mengusung konsep ala Jepang bahkan logonya pun berupa karakter manga yang khas Jepang. Meski begitu, siapa sangka bahwa Hoka-Hoka Bento adalah restoran asli Indonesia. 

Berawal di Jakarta, selama prosesnya Hoka-Hoka Bento ini semakin berkembang dan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Dan untuk di Jawa Timur sendiri, Hoka-Hoka Bento sudah ada sejak tahun 2005 tepatnya di Surabaya. 

Sejak 15 Oktober 2013, Hoka-Hoka Bento melakukan rebranding dengan nama HokBen. Perubahan ini bukan karena hal-hal negatif ya, tapi karena pihak Hoka-Hoka Bento ingin lebih dekat dengan para pelanggan. FYI nih, karena emang jarang banget ya masyarakat Indonesia yang memakai istilah Hoka-Hoka Bento, mayoritas dari mereka langsung menyebut HokBen. So, lebih simpel dan easy listening juga kan. 

Keseruan Grand Opening HokBen Jember

Pas banget nih di hari kamis yang manis, tepatnya tanggal 15 Desember 2022, HokBen Jember mengawali openingnya dengan talkshow edukasi tentang pentingnya makanan halal bagi masyarakat. 

Hmm, jelas ini worth it banget ya buat disimak, apalagi mayoritas warga Indonesia, khususnya di Jember adalah muslim. Memilih makanan yang halal dan thoyyib tentu menjadi kewajiban yang nggak bisa diganggu gugat. Apalagi buat aku yang sekarang menjadi bumil, persoalan makanan harus bener-bener diperhatikan. 

 

Talkshow Pentingnya Makanan Halal

 

Talkshow disampaikan langsung oleh Bu Lilik selaku Senior Auditor LP POM MUI Jawa Timur dan juga Bapak Farukil Ulum yang akrab disapa dengan Pak Ulum selaku Senior Manager dan Quality System HokBen. Dalam talkshow ini mengupas segala hal mengenai proses sertifikasi makanan halal yang dilakukan oleh MUI. 

Tak hanya itu, Bu Lilik juga menegaskan bahwa untuk memperoleh sertifikasi halal untuk sebuah restoran harus benar-benar dicek secara mendetil. Bukan sekedar bahan, proses dan produk yang dihasilkan, tetapi juga termasuk prosedur-prosedur yang diterapkan. Baik itu prosedur karyawan ataupun prosedur pengunjung. Hal ini dilakukan jelas untuk menghindari adanya kontaminasi dari barang-barang yang bersifat haram. 

Wahh, ternyata untuk dapetin sertifikasi halal pada sebuah produk terutama makanan harus mengalami proses yang cukup panjang ya. 

Setelah sesi talkshow, acara berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan Press Release oleh Bu Irma dan juga Pak Tedy. Selaku Marketing Communication dan Manager Area Wilayah Jawa Timur. 

 

Press Release oleh Bu Irma dan Pak Tedy

Acara selanjutnya yang nggak kalah menarik adalah sesi interaktif berupa tanya jawab dan quiz dengan para undangan. Yaps sesi tanya jawab jadi salah satu yang ditunggu-tunggu nih, apalagi buat para pecinta HokBen yang masih penasaran dengan perkembangan HokBen. Tentunya sesi tanya jawab ini semakin mendekatkan HokBen dengan para pelanggan ya. 

Selain sesi tanya jawab, sesi quiz juga jadi salah satu momen yang ditunggu nih. Dan alhamdulillah, bumil kali ini kebagian rejeki voucher HokBen senilai Rp. 100.000 yang bisa dipakai sampai akhir tahun 2023. Puji syukur rejeki bumil dan calon debay ya πŸ˜„. 


Pembagian Voucher Buat Pemenang Quiz

Seseruan sesi interaktif ini dilanjutkan dengan ceremony pemotongan pita sebagai simbol peresmian HokBen Jember Cabang Pertama dibuka. Lagi-lagi pemotongan pita ini dilakukan oleh Pak Ulum dan juga Bu Lilik, serta didampingi oleh Pak Willy selaku Manager Jember Roxy Square. 

Pemotongan pita ini juga diawali dengan hiburan tarian tradisional asli Jember oleh kakak-kakak cantik yang menari dengan lincah dan juga kompak. 

 

Hiburan Tari Tradisional Jember


Pemotongan Pita Peresmiam HokBen Jember

Tepuk tangan meriah dari para undangan semakin menambah semarak nya ceremony pemotongan pita. 

Nggak berhenti sampai disini, acara dilanjutkan dengan mencicipi menu-menu spesial yang sudah disediakan di HokBen Jember. 

Nah pas banget nih, aku kebagian menu Bento spesial 4 dengan isian tori no teba, ebi furai, ebi fried, beef teriyaki dan nasi, serta dilengkapi juga dengan sekotak teh botol yang bikin sajian Bento spesial ini makin komplit. 

 

Paket Bento Spesial 4


Sebelum dilahap Bumil

Setelah dilahap Bumil πŸ˜‚

Buat aku sendiri, yang baru pertama kali ngerasain taste dari Bento Spesialnya HokBen ini, langsung jatuh cinta sama beef teriyaki dan tori no teba. 

Beef teriyaki ya pas banget di lidah aku yang sering dibilang "ndeso" sama kakak ku, wkwkwk. Dan rasa tori no teba yang berasal dari olahan daging ayam semakin memanjakan lidah saat disantap. Nggak lupa juga, salad sayur dengan mayonaise khas HokBen juga makin nambah selera makan. Of course lagi2 sebagai bumil ya, paket Bento spesial ini pas banget, lengkap dari karbohidrat, protein juga sayur. 

Oiya, ngobrolin soal menu nih, HokBen juga punya beragam menu pilihan ya. Mulai dari menu khas HokBen seperti : Ekkado, Tori no Teba, Egg Chicken Roll, HokBen Fried Chicken, Ebi Furai, Kani Roll, Beef / Chicken Teriyaki dan Yakiniku atau Set Menu HokBen seperti Bento Special, Paket ABCD, Simple Set Teriyaki dan juga Ramen yang jadi menu terbaru HokBen. 

Selain itu, ada banyak pilihan snack and dessert di HokBen yang cocok dinikmati sambil bersantai.

Apalagi di HokBen Jember juga punya beragam layanan mulai dari dine in dengan indoor dan outdoor space, take away, pesan online via HokBen Apps atau juga bisa via GoFood, Grab Food ataupun ShopeeFood. 

Wahh udah pas dan lengkap banget ya. Buat yang mau langsung nongki-nongki bisa pilih layanan dine-in atau makan di tempat. Dan buat yang mager atau nggak sempat keluar tetap bisa menikmati menu-menu HokBen dengan cara pesan via online. 

Suasana dine-in dengan indoor space

HokBen Pasti Aman Pasti Halal

Keseruan Grand Opening HokBen Jember kayaknya kurang pas ya kalau belum diyakinkan lagi tentang kehalalannya. 

Sebenernya diawali dengan talkshow edukasi pentingnya makanan halal, bisa diambil kesimpulan bahwa menu-menu di HokBen bisa dipastikan halal. Tapi terkadang masyarakat juga perlu diyakinkan lagi nih, sejak kapan sih HokBen mendapat sertifikasi restoran cepat saji halal dari MUI? 

Menurut Pak Ulum, HokBen telah mengajukan sertifikasi halal MUI sejak tahun 2006, dengan beragam proses dan penyesuaian bahan-bahan, proses serta produknya HokBen berhasil mengantongi sertifikasi halal ini secara resmi di tahun 2007.

Proses sertifikasi halal ini dilakukan demi menjaga kualitas dan sebagai bukti cinta HokBen kepada para pelanggannya. Tentu hal ini selaras ya dengan visi utama HokBen yaitu "Membawa kebaikan untuk memelihara kehidupan masyarakat dengan menciptakan dan menyediakan makanan yang berintegritas".

Pak Ulung juga menambahkan, bahwa HokBen berkomitmen menjaga kualitas dan keamanan produk salah satunya dengan tidak menggunakan MSG disetiap menunya. Wahh tentu ini kabar yang sangat baik ya, lagi-lagi buat bumil yang selektif dengan makanan. 

Bu Lilik juga menambahkan, bahwa HokBen merupakan pelopor restoran cepat saji yang mengajukan sertifikasi halal MUI dan diikuti oleh para followernya. 

Nah dari sini udah nggak perlu lagi ya diraguin keamanan dan juga kehalalan dari HokBen. Apalagi memang HokBen berkomitmen untuk menyediakan makanan yang pasti aman pasti halal. 

Kualitas HokBen juga diperkuat dengan beragam penghargaan yang udah dikantongi, baik itu secara nasional dan internasional. 

Salah satunya penghargaan dari HerStory Indonesia Moms Favorite Kids Brand Awards 2022i n category ‘kids Restaurant’, Indonesia Best Millenial Women Brand Choice 2021 with Great Marketing Strategy in category Fast Food dari Warta Ekonomi. 

Ditambah dengan Restoran HokBen memiliki Sertifikat Halal No. 00160048830908 dari MUI dan Sertifikat Sistem Jaminan Halal No. HC182/LPPOMMUI-CVR/X/2021.

Beragam Program di Grand Opening HokBen Jember

Grand Opening HokBen Jember akan dimulai dari tanggal 16 Desember 2022, bertempat di Jember Roxy Square lantai dasar dengan jam operasional dari jam 10.00 WIB - 22.00 WIB. 

HokBen Jember bakalan ngasih beragam merchandise keren untuk 100 orang pembeli pertama dengan sistem take away setiap harinya dari tanggal 16-21 Desember 2022.

Nggak cuman itu, ditanggal 22 Desember 2022, HokBen bakalan memanjakan pelanggan dengan voucher senilai Rp. 800.000 yang bisa digunakan selama 1 tahun. 

Beragam tawaran menarik udah disiapin nih sama HokBen Jember khusus untuk para pelanggan tercintanya, so tunggu apalagi? Langsung cuss ajak pasangan halal, teman, bestie atau keluarga buat menikmati beragam menu di HokBen Jember. 

 

Keseruan Grand Opening HokBen Jember

HokBen Jember

Kapan kalian ke HokBen Jember? Berkabar yuk, siapa tau nanti bisa meet up bareng ☺. 

See u......



Read More

Share Tweet Pin It

1 Comments

In event event-jember hijrah personality-training review-event sharing training-kepribadian workshop-perempuan

Hijrah (Lagi) Bareng Personality Training Center di Acara Move On





Menjalani kehidupan di 6 bulan terakhir 2019 hampir sama dengan naik roller coaster. Jungkir balik hingga bayangan ketakutan terus menghampiri. Tentu sangat menguras tenaga, pikiran dan paling utama adalah mental.

Ya,  dimulai dari kabar sakitnya ibu hingga beliau berpulang,  sampai juga kejadian ayah yang berpulang menyusul ibu hanya dengan jarak 45 hari. 

Bisa dibilang itu adalah peristiwa terberat dalam hidup aku. Seolah-olah, semua runtuh bersamaan dengan dikebumikannya ayah ke dalam rumah terakhirnya.

Aku yang masih sangat membutuhkan mereka, tapi mereka sudah lebih dulu berpulang tanpa meninggalkan pesan ataupun pertanda. 

Peristiwa ini kembali jadi titik balik terbesar sepanjang aku hidup. Mencoba merenungi kembali perjalanan selama beberapa waktu belakangan ini. Terus mencari apa yang salah selama ini.

Dan akhirnya aku kembali memutuskan untuk berhijrah. Ya, berhijrah dari kondisi yang bisa dibilang terpuruk menuju ke kondisi yang lebih baik lagi, terutama secara mental.

Dan aku mencoba untuk terus percaya akan ada hikmah dibalik semua  ini. Yakin bahwa Allah SWT akan selalu memberikan yang terbaik untuk setiap hambaNya.

Meyakini pula bahwa hal yang manusia kira buruk, bukan berarti pula buruk dihadapan Sang Pencipta, Ya Ilahi Rabbi.

Dan aku kembali membuktikan bahwa Allah SWT selalu memberikan apa yang dibutuhkan. Hijrah kedua dalam hidup ku ini aku awali untuk mencoba memperbaiki diri secara mental dan emosional. Mulai mengobati kembali luka hati karena merasa ditinggalkan.








Dan tepat 1 Maret 2020, Allah SWT mengijinkanku untuk mengikuti salah satu training yang diadakan oleh Personality Training Center. Move On, kalimat yang dipilih untuk menjadi judul acara kala itu. See, sesuai banget dengan apa yang ingin aku lakukan saat ini. Dan Maha Baik Allah SWT, aku diberi kemudahan untuk hadir dalam training itu sebagai perwakilan dari The Jannah Institute (https://www.thejannahinstitute.com/#home).


After class, apa yang bisa aku dapat?


Pikiran terbuka akan semua ketetapan yang sudah Dia berikan untuk ku. Mencoba untuk merendahkan diri dihadapanNya, mengakui segala kesalahan dan memohon ampunan yang sebesar-besarnya.

Mohon ampun akan setiap perbuatan hati yang sempat menanyakan hal yang seharusnya tak pantas untuk ditanyakan kepada Sang Maha Pengasih dan Penyayang.

Aku mengakui salah, ketika dulu aku berdoa tidak dengan tulus, tapi dengan modus. Bukan karena aku yang butuh, tapi karena aku seolah terpaksa untuk patuh.

Dan ada hal yang selalu melekat dalam benakku setelah mengikuti training ini, yaitu tentang hidayah. Hidayah yang harus dicari dan dijemput, bukan sekedar untuk dinanti kedatangannya. Hidayah haruslah diusahakan, jika hanya ditunggu, belum tentu hati kita peka dan mampu merasakan kedatangannya, padahal sebenarnya hidayah itu sudah nyata dihadapan kita.

Menemukan hidayah sama hal nya dengan menemukan kembali keimanan. Keimanan yang bisa didapat dengan jalan berpikir. 

Berpikir mengenai segala hal tentang kehidupan ini, tentang manusia dan juga tentang alam semesta. Kunci untuk menemukan hal ini hanya ada dua, yaitu rendah diri dihadapan Sang Maha Kuasa dan rendah hati dihadapan sesama.

Sisi Lain dari Move On


Move On mengajarkan banyak hal. Salah satunya adalah belajar untuk mendengarkan dan menekan ego untuk melakukan penyangkalan. Menyangkal setiap hal yang sebenarnya suatu kesalahan tapi seolah-olah wajar dilakukan.

Tak hanya itu, Move On juga mengajarkanku untuk mendengar dan mendoakan dengan tulus setiap harapan-harapan yang dipanjatkan oleh partner kita. Ya, inilah yang menurutku sangat spesial selain materi yang disampaikan. Kami duduk melingkar dan berkelompok, saling merangkul dan mengungkapkan setiap harapan-harapan yang ingin diwujudkan. Saling melangitkan doa, agar apa yang diharapkan oleh semua teman terwujud, berusaha mengetuk pintu langit dengan lantunan kata "Aamiin Ya Rabbal 'Alamin".




1 Maret 2020, menjadi moment yang spesial dengan adanya kegiatan ini. Andai tak terbatas oleh waktu, niscaya training ini akan semakin spesial lagi. Namun, apalah daya, waktu pun bukanlah hal yang kekal, sama dengan manusia dan kehidupan ini. Begitu juga dengan cerita hari ini.

Harapanku semoga masih bisa mengikuti lagi Move On yang selanjutnya bersama Personal Training Center dan sudah tentu atas ijinNya pula.

Terimakasih untuk Tim Personality Training Center atas training yang spesial ini, terkhusus juga untuk Kak Febi Puspitasari (https://www.instagram.com/febi.puspitasari/?hl=id) yang dengan senang hati meluangkan waktu, pikiran dan tenaga untuk menjadi trainer kala itu.

Dan semoga ada kesempatan untuk bertemu kembali di Move On Part 2, Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.


With Kak Febi




Souvenir PTC (Personality Training Center)



Terimakasih
See You.......

Read More

Share Tweet Pin It

5 Comments

In event event-jember health-and-beauty klinik-kecantikan-jember review sharing Sharing-and-review skincare-lokal

Serunya Talkshow Kesehatan Kulit Bareng dr. Alfrid di Acara Grand Opening Odella Beauty Care




Hari Minggu, 27 Oktober 2019 menjadi hari yang dipilih untuk Grand Opening Odella Beauty Care. Ya, salah satu klinik kecantikan yang ada di Kabupaten Jember, tepatnya di Jalan Kopral Soetomo, Krajan, Karanganyar, Ambulu. Dann setau saya, ini adalah klinik kecantikan pertama kali yang ada di daerah Ambulu.


Odella Beauty Care ini didirikan oleh salah satu anggota dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Regional Jember. So,  udah pasti ya kalau semua produknya dijamin produk lokal. 


Grand Opening ini seru banget ya. Cukup banyak tamu yang diundang, mulai daru perwakilan HIPMI JEMBER, dr. Alfrid, masyarakat sekitar, dan tentunua juga blogger dong ya. 


Adanya Odella Beauty Care ini diharapkan bisa membantu masyarakat sekitar terutama kaum hawa untuk merawat dan menjaga kecantikan kulit tanpa harus mengabaikan kesehatan kulit secara jangka panjang.


Yaps, benar sekali ya. Menjadi cantik adalah idaman semua wanita. Bahkan tak jarang pula para wanita rela melakukan hal-hal aneh tanpa memikirkan jangka panjangnya. Misalnya saja memakai krim-krim pemutih abal-abal yang tidak jelas asal muasalnya. 


Akibatnya apa? Bukan wajah cantik sehat yang didapat tapi malah kulit rusak efek dari bahan-bahan berbahaya yang didapatkan.


Tak sekedar grand opening biasa, acara ini juga menggelar talkshow bersama dr. Alfrid salah satu dokter spesialis kulit dan kelamin di salah satu rumah sakit kabupaten Jember sekaligus konsultan resmi di Odella Beauty Care (wah wah wah, sudah tidak diragukan lagi ya).


Talkshow with dr.Alfrid

Dalam talkshow tersebut, dr. Alfrid menjelaskan betapa pentingnya merawat dan menjaga kulit. Dan untuk melakukan perawatan kulit harus disesuaikan dengan tipe kulit dan tidak boleh sembarangan. Bayangin deh ya kalau misalnya kalian butuh produk untuk kulit kering eh malah dikasih produk khusus kulit berminyak,  hmm, cantik nggak dapet, masalah yang mendekat. 


Makanya itu, produk-produk skincare yang ada di Odella Beauty Care sudah disesuaikan dengan tipe kulit dan pastinya aman ya karena sudah mengantongi ijin dari BPOM.



Produk Skincare Odella Beauty Care



Selain itu, dr. Alfrid juga memberikan tips nih bagi pemilik wajah tipe oily-acne prone. Yaps tipe kulit aku banget nih.


Pertama, wajib untuk double-cleansing di malam hari, biar kotoran terangkat maksimal dan wajah benar-benar bersih. Kedua, tetap gunakan pelembab, tapi ingat pelembabnya harus water based ya. Ketiga tetap gunakan sunscreen ketika keluar rumah. Keempat, jaga pola makan, perbanyak minum air putih serta olahraga secara teratur. Kelima, harus hati-hati dengan kandungan skincare ataupun makanan yang dapat memicu tumbuhnya jerawat.


Selain produk skincare, tentunya di Odella Beauty Care juga menyediakan beragam treatment yang dibutuhkan oleh kulit ya, mulai dari treatment terhadap acne, brightening serta anti-aging. Dann jangan khawatir, harga masing-masing treatment sangat terjangkau dan juga ekonomis ya, jadi nggak ada tuh ceitanya dompet nangis setelah perawatan (upps).




Treatment di Odella Beauty Care



Treatment di Odella Beauty Care










Ruangan Treatment Odella Beauty Care


Nggak hanya itu ya teman-teman, kebersihan selama treatment di Odella sangat diperhatikan lho. Kok bisa tau? Iya dong karena di Odella Beauty Care menerapkan prosedur treatment yang sangat apik dan juga telah menyiapkan peraturan-peraturan yang wajib dilaksanakan oleh petugas treatment sebelum menangani klien.



So, jangan ragu ya untuk mencoba treatment ataupun konsultasi di Odella Beauty Care.


Add caption



Read More

Share Tweet Pin It

0 Comments

In event event-jember event-TJI hobi-nulis kelas-blogging kelas-blogging-perempuan nulis-asyik pelatihan-perempuan penulis-blog perempuan-jember workshop-blogging

Saling Berbagi dan Menginspirasi di Kelas Blogging Perempuan

Flyer Kelas Blogging Perempuan
Sarana bercerita, memuat opini pribadi, dan mendukung profesi yang digeluti. Itulah manfaat nyata yang dapat dirasakan dari Blog.
Blog kini sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat. Bahkan profesi sebagai blogger pun sangat banyak diminati hampir semua kalangan. Tidak hanya generasi muda atau generasi Y dan Z. Namun, mereka yang sudah generasi X pun tidak kalah semangat untuk menjadi blogger. Baik yang masih menempuh pendidikan hingga yang sudah memiliki pekerjaan tetap pun masih mau belajar menjadi seorang blogger.

Nggak percaya? Ya awalnya aku juga begitu. Tapi jawabanku langsung berubah ketika aku mengikuti kelas blog yang diadakan oleh The Jannah Institute tanggal 19 Mei 2019 dan bertempat di working space Rozy Collection 2 di Jalan Mastrip, Gg 4 Nomer 68A Jember.

Apa itu TJI? Cek aja di https://www.thejannahinstitute.com/

Berbagi dan Menginspirasi



Kelas ini diikuti oleh 15 orang dengan berbagai macam usia, profesi dan latar belakang yang berbeda-beda pula. Mulai dari yang baru lulus SMA, mahasiswi, dosen, guru, pengusaha serta dokter sekaligus merangkap sebagai dosen. Keinginan mereka hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan sesuai bidang mereka masing-masing. Berkarya melalui tulisan dengan bahasa sederhana dengan target masyarakat umum, bukan hanya sebatas pada kalangan akademik.

Blog juga dijadikan sebagai sarana untuk bisa menginspirasi, pastinya melalui tulisan-tulilsan yang di publish. Mengubah mindset melalui ujung pena. Memberikan wawasan bahwa apapun profesimu, berbagi dan menjadi inspirator adalah hak masing-masing individu. Bukan hanya yang berpendidikan tinggi dengan gelar dan profesi yang bergengsi saja.
Inspirasi bukan hanya tentang materi dan duniawi semata.

Apa aja sih keseruan-keseruan dari kelas ini?

Pertama, kelas ini dimentori langsung oleh Kak Prita HW. Udah pada kenal kan?, singkatnya sih Kak Prita ini penjaga gawang di TJI sekaligus mom blogger dan knowledgepreneur. Selain Kak Prita ada juga Kak Helmi Hidayanti yang juga seorang mom blogger plus mompreneur.

Kak Prita HW

Kak Helmi Hidayanti


Kedua, acara ini langsung disambut baik oleh Kak Miksil, selaku owner dari Rozy Collection 2. Sambutan istimewa dong ya tentunya, karena sekaligus peresmian working space di Rozy Collection 2. Nah buat temen-temen yang mau ngadain mini workshop atau meeting dengan suasana yang nyaman plus wifi juga bisa langsung hubungi Kak Miksil nih atau tengok di instagram https://www.instagram.com/rozycollection2/?hl=id

Kak Miksi, Owner Rozy Collection 2

Ketiga, bareng-bareng ganti desain template blog. Nah, yang udah pernah coba pasti tau lah ya gimana pusingnya pas edit-edit template.

Namanya juga desain ya meskipun template sudah tersedia tapi bukan berarti bisa dipake langsung, karena harus disesuaikan dulu dengan niche blog yang diinginkan. Banyak sekali proses trial and error di bagian ini. Mulai dari coba sesuaikan header blog, about me, menu blog hingga printilan-printilan lainnya.



Terkesan sederhana, tapi sebenarnya membutuhkan perhatian dan fokus yang cukup ekstra. Alhamdulillah berkat bimbingan dari dua mentor yang kece-kece ini, semua sesi tentang desain template blog mampu terlewati.

Keempat, langsung praktik buat liputan, tentunya di Rozy Collection 2 ya. Karena yang selokasi dan biar nggak ribet lagi cari lokasi buat liputan.
Yah kok cuman satu tempat sih, kan nantinya tulisannya pada sama semua. Yaiyalah sama, kan yang dibahas objeknya satu doang, tapi tiap orang kan punya sudut pandang yang berbeda-beda juga. Jadi dijamin tulisannya nggak bakalan copy-paste macem makalah atau tugas-tugas kuliah πŸ˜πŸ˜‹.





Kelima, ini nih yang paling disukai kaum hawa. Setelah kelas selesai, semua peserta dapet fasilitas diskon belanja sebesar 10% . Gimana, seneng nggak?, bahagia kan?, hayuk ngaku aja nggak usah malu-malu tapi ngangguk πŸ˜‚. Apalagi menjelang hari raya idul fitri kayak gini. Udah pasti bagaikan mendapat oase ditengah padang pasir yang membentang. No antri-antri club pas mau bayar di kasir. Nggak desak-desakan pas milih baju. Nggak ada drama mengeluh panjang dan menganggap belanja sebagai ujian di bulan ramadhan dan yang pasti model dan kualitas baju juga setara sama pusat belanja yang difavoritkan sama warga Jember secara luas.





Satu lagi, di Rozy Collection 2 ini koleksinya lumayan lengkap ya. Mulai baju anak-anak hingga baju dewasa. Selain itu, tempat ini juga dilengkapi dengan minimarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari juga. PAS kan?, belanjanya nggak perlu muter-muter atau pindah-pindah tempat, Cukup di satu tempat yaitu Rozy Collection 2 😎.



Sekian dulu ya curhat menjelang hari raya idul fitri.
Sampai ketemu di artikel selanjutnya.


Terimakasih



Read More

Share Tweet Pin It

2 Comments

In health-and-beauty kecantikan-indonesia masker-beras masker-organik produk-herbal produk-lokal review-masker review-product Sharing-and-review skincare-lokal

Hana Masker, Masker Beras Organik yang Low Budget






Masker wajah bukanlah hal yang asing lagi, terutama dikalangan para wanita pemerhati dan penjaga kecantikan serta kemulusan wajah. Bahkan katanya sih, masker itu masuk dalam kategori perawatan dasar yang wajib dimiliki. Istilah kerennya sih basic skincare.

Masker memiliki beberapa jenis mulai dari yang wash-off, peel-off bahkan juga sheetmask. Beragam jenis tentu beragam pula bahan-bahan pembuatannya. Mulai dari yang mengandung bahan-bahan kimia yang aman untuk kulit hingga bahan-bahan herbal.

Ngomongin tentang 'herbal', di era sekarang ini bukan hal baru lagi, kalau berbagai skincare herbal mulai diburu. Alasannya simpel, katanya sih lebih aman di kulit dan minim risiko. Bahkan sekarang nih, kebanyakan para produsen juga mulai memproduksi lini produk skincare dengan bahan-bahan herbal. Mulai dari produk luar negeri hingga produk lokal.

Salah satu produk lokal yaitu Hana Masker. Masker ini produk asli Indonesia. Tergolong sebagai industri rumah tangga dengan rumah produksi di daerah Cilegon, Jawa Barat. Kesan alaminya juga ditunjukkan melalui slogan yang ada pada logo kemasan yaitu "Sensasi Kecantikan Dari Bumi Nusantara".

Dari slogannya aja udah nge-klaim ya kalau ini bener-bener produk lokal dan asli Indonesia.

Sesuai dengan namanya produk ini hanya memproduksi masker wajah saja. Hana Masker terbuat dari beras organik ditambah dengan bahan-bahan alami lainnya sebagai varian.

Hana masker ini merupakan salah satu jenis masker wash-off. Hana Masker ada 19 varian,  yaitu kunyit, kelor,  kerokot,  pepaya,  bengkoang,  charcoal,  kencur,  antanan,  kopi,  cokelat,  spirulina, teh hijau,  temulawak

Hemmm dari variannya udah nggak diragukan lagi ya gimana alaminya si Hana Masker ini.

Hana Masker ini kemasannya unik ya,  dibentuk bulat-bulat dan dibungkus dengan kertas warna warni sesuai dengan variannya.  Dikemas dalam standing pouch yang bisa dibuka dan ditutup rapat kembali.

Harganya pun cukup terjangkau,  hanya Rp. 35.000 tiap bungkusnya. Isi 30 biji dengan 5 varian. Tiap varian ada 6 biji.

Untuk ukuran masker organik,  Hana Masker tergolong murah ya,  dengan isi 30 biji bisa dipake selama sebulan,  itupun kalau kalian tiap hari maskeran ya,  bayangin aja kalau kalian maskerannya cuma seminggu 2-3 kali,  udah bisa dipake berbulan-bulan deh.

Meskipun murah,  si Hana Masker ini kualitasnya juga lumayan mumpuni lho. Tapi namanya juga masker organik pastinya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil yang bener-bener sesuai dengan harapan.



Cara pakai masker ini juga mudah banget. Setelah membersihkan wajah, cukup ambil satu keping aja, tambahkan air (sekitar 1 - 2,5 sendok makan), apply ke wajah, tunggu hingga kering kemudian bilas hingga bersih. Setelah maskeran tentunya jangan lupa untuk pakai serangkaian skincare yang biasa dipakai (gampangkan, lebih gampang dari move on kok, tenang aja 😎).

Kesan pertama memakai masker ini adalah baunya yang beras banget, kalau kalian pernah bikin masker beras sendiri dan bener-bener homemade pasti bakalan paham baunya kayak gimana. Meskipun udah dicampur dengan bahan-bahan lain sebagai variannya.

Efek yang didapat setelah maskeran, pastinya kulit wajah keliatan lebih cerah, lebih halus dan minyak diwajah aku yang oily jadi lumayan terkontrol dan komedo di hidung lebih mudah diangkat 😍😍😍😍.

Untuk jerawat yang lagi aktif, masker ini juga cukup mampu meredam supaya si jerawat nggak semakin anarkis (bahagia kan kalau si jerawat jadi kalem mlempem gituπŸ˜†). Kalau untuk bekas jerawat, pastinya butuh waktu yang cukup lama ya kalau hanya mengandalkan si Hana Masker ini, karena apa?, ya karena dia super duper alami dan butuh perjalanan yang cukup panjang untuk membuat kulit wajah mulus bak pantat bayi atau perosotan anak TK.

Untuk beruntusan? Nah ini lagi proses semoga juga bisa berhasil.

Tapi untuk harga yang segitu murah meriahnya sesuai dengan manfaat yang diberikan sama Hana Masker ini.Buat temen-temen yang pengen coba-coba atau mulai belajar perawatan wajah, masker ini recommended banget, karena alami dan yang pasti harganya murah buangetttt. (Ya tau lah ya harga skincare bahkan ada yang bikin kantong menjerit😁😁).

Selalu ingat kalau skincare itu cocok-cocokan dan nggak bisa disamakan untuk setiap jenis kulitnya. Untuk menemukan mana yang cocok dengan jenis kulit masing-masing, tentunya harus trial and trial. Ketika saat pemakaian dirasa muncul hal-hal yang negatif di kulit lebih baik langsung dihentikan.


Sekian


Terimakasih

Read More

Share Tweet Pin It

0 Comments

In book-and-poetry buku-islami gaya-hijab-syar'i hijab hijab-dan-artinya jilbab muslimah muslimah-dan-jilbab review syar'i-hijab

Kamu Seorang Muslimah? Jangan Ragu Untuk Berhijab


Hijab bukanlah kata yang asing lagi, apalagi di era sekarang, banyak sekali aktris Indonesia yang berbondong-bondong untuk berhijrah dengan memutuskan memakai hijab.

Hijab erat kaitannya dengan Islam, terutama para muslimah. 

Di Indonesia sendiri seringnya masih tercampur arti dari kata hijab, jilbab dan khimar. Padahal sebenarnya mereka memiliki arti sendiri-sendiri. Hijab sering diartikan sama dengan jilbab dan khimar.

Lalu, bagaimanakah cara membedakannya?
Hijab berasal dari kata hajaban ynag artinya menutupi atau benda yang menutupi sesuatu. Hijab artinya penutup (dalam arti yang sangat luas). Dalam hal menutup aurat, Hijab lebih merujuk kepada tata cara berpakaian yang pantas sesuai tuntunan agama.
Jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh anggota tubuh, kecuali wajah dan tangan. Setiap jilbab adalah hijab, tapi nggak semua hijab adalah jilbab.
Khimar atau kerudung. Khimar ada yang disamakan artinya dengan jilbab, ada pula yang tidak. Jika disamakan dengan jilbab, maka yang disebut dengan khimar adalah yang menutup bagian kepala hingga bagian dada, tidak memperlihatkan leher atau yang diikatkan ke leher.

Wajib Nggak Sih Memakai Jilbab?

Jilbab itu bukan budaya orang Arab, bukan untuk kelihatan cantik, bukan untuk terlihat shalihah, bukan untuk main-main, bukan untuk mejeng dan bukan untuk bergaya, TAPI Jilbab is cover for your aurat, Jilbab itu untuk menutup aurat dan menutup aurat itu perkara WAJIB
Berjilbab itu Nggak Wajib karena yang WAJIB itu MENUTUP AURAT. Cara untuk menutup aurat tentunya dengan mengenakan jilbab.

Apa itu Aurat?, Aurat itu bagian tubuh yang haram untuk dilihat, sehingga harus ditutup. Penutup aurat biasanya disebut dengan Jilbab.
 Jadi.......
Berjilbab merupakan cara atau alat untuk menutup aurat, sehingga berjilbab menjadi wajib bagi kaum perempuan.

Batasan Aurat sampai mana ya?, batasan aurat wanita adalah seluruh bagian tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan termasuk punggung tangan.

Menutup aurat sebenarnya insting paling dasar manusia, yang nantinya akan menjadi pembeda dengan mahluk Allah SWT yang lain (hewan).

Bagaimana dengan muslimah yang belum berjilbab?, Sarannya harus disegerakan berjilbab. Namun, jangan sekedar berjilbab aja ya.


Kenapa Muslimah Mesti Berjilbab?

menutup aurat adalah perintah langsung Allah SWT sama seperti sholat. Setiap perintah yang diturunkanNya tentunya membawa keabikan-kebaikan bagi yang melaksanakan. Apa saja kebaikan itu?
  • Identitas sebagai muslimah lebih jelas. 
  • Dengan jilbab semakin membuat diri termotivasi untuk move on dan beramal shalih
  • Terhindar dari perbuatan dosa
  • Selalu terjaga dan istiqomah
  • Terhindar dari tindak kejahatan dan fitnah
  • Terhindar dari pelecehan
  • Menghindarkan diri dari penyakit
  • Menunjukkan harga diri

Kriteria Jilbab Yang Benar

Berjilbab jangan sekedarnya, tapi juga yang sesuai dengan ketentuan agama. Apa saja?
  • Harus menutupi seluruh tubuh, kecuali bagian tertentu
  • Nggak diniatkan sebagai perhiasan
  • Harus terbuat dari kain yang tebal
  • Harus longgar
  • No Parfume
  • Nggak menyerupai laki-laki
  • Nggak menyerupai pakaian wanita kafir
  • Tidak untuk mencari popularitas


Kenapa Banyak Muslimah yang Belum Berhijab???

Kebanyakan muslimah masih mementingkan egonya, terlalu dipikir apakah dengan berjilbab mampu memberikan jaminan-jaminan yang sesuai keinginannya, apalagi di era sekarang jilbab sebagai trend fashion yang bisa dipakai oleh siapa saja atau hanya sekedar untuk endorse semata. Dari hal inilah para muslimah yang belum berhijab memunculkan alasan-alasan yang dapat diterima oleh masyarakat secara umum tentang keputusannya yang belum berjilbab.

Misalnya,
* belum siap pake jilbab (padahal itu perintah,  dan perintah itu harus dikerjakan tanpa nunggu kesiapan,  kalau nunggu siap,  kapan berjilbabnya?,  merasa masih muda?,  kita nggak tau lho mau hidup sampai kapan. Nunggu dapet hidayah?,  hidayah itu nggak hanya ditunggu lho girls,  tapi juga harus di jemput)

* mau jilbabin hati dulu,  jilbab fisiknya belakangan (sampai kapan?,  sampai perilakunya seperti Siti Aisyah atau bunda Khadijah?,  bukan nggak mungkin,  tapi kelamaan,  balik lagi ke point yang pertama,  emang hidupmu bakal selamanya?)

* jilbab kuno,  nggak update,  nggak modis (jangan salah ya,  sekarang udah banyak bertebaran jilbab syar'i yang sesuai dengan gaya kalian,  tapi ingat,  tetap sesuai dengan aturan sesuai syariat)

* belum dapat hidayah (ok,  diingatkan kembali,  kalau hidayah itu harus dicari/di jemput/di usahakan,  bukan hanya nunggu dengan duduk manis dan diam. Lalu,  caranya dapat hidayah gimana? . Mendekatlah ke Allah swt,  kerjakan perintahNya dan jauhi laranganNya, minta untuk dibimbing menuju ke hidayahNya,  pelajari tentang berjilbab yang sesuai aturan dan memutuskan untuk memakainya)

* mending pake jilbabnya nanti aja,  daripada udah pake tapi sering dilepas lagi?  (saat kalian memutuskan memakai jilbab,  niat awalnya harus mantap dan yakin bahwa akan berjilbab seterusnya,  dan semata-mata karena untuk menjalankan perintah Allah SWT.  niatkan dengan benar dan tekad untuk konsisten,  selebihnya minta sama Allah SWT untuk selalu diistiqomahkan,  karena bagaimanapun juga Allah SWT lah yang berkuasa atas diri kita)

Kalau kalian sering pake alasan yang mana nih? 😁

Berjilbab tidak membuat kecantikan kita menghilang.

Berjilbab itu cantik apalagi jika sesuai dengan syariat. Selain sebagai penutup aurat, jilbab juga berfungsi untuk penghias yang mampu menambah keindahan fisik kita,  asalkan kita tidak bertabarruj,  dengan berjilbab inner beauty yang kita miliki akan terpancar dengan jelas.

Berjilbab juga menggambarkan kita sebagai wanita yang cerdas,  karena kita tahu bahwa aurat itu untuk ditutup bukan untuk diumbar atau bahkan diperjual belikan. 

Berjilbab juga bisa menggambarkan dan mengontrol perilaku kita, dengan memakai jilbab kita senantiasa akan berperilaku yang baik,  tidak melanggar syariah.

Dan buat para muslimah yang belum berjilbab,  jangan ragu untuk berjilbab,  karena dengan berjilbab, kehormatan kalian sebagai seorang wanita akan terjaga dan kalian akan lebih dihargai,  selain itu,  menutup aurat merupakan perintah wajib dari Allah SWT bagi setiap muslimah.

Yuk kita pake jilbab,  dan senantiasa memohon kepada Allah SWT agar diistiqomahkan dalam menjalankan perintah memakai jilbab.




Versi lengkap bisa baca buku "Hijab for Brain, Beauty and Behavior" karya Yani Nuri Triyana.

Sekian

Terimakasih

Read More

Share Tweet Pin It

0 Comments